Jumat, 30 April 2010

Mempelajari tangisan bayi

Setiap kali seorang bayi menangis, pasti si ibu akan
menyorongkan payudaranya atau membopongnya.
Tapi, ketika dua hal itu sudah dilakukan, dan si mungil
masih saja menangis, barulah si ibu bingung.

Nah, coba saja si ibu tahu arti tangisan itu, kan tak
perlu bingung?

Tapi, bagaimana tahu arti tangisan bayi?

Tangisan merupakan alat komunikasi pertama yang
dikuasai bayi. Lewat tangisan, bayi mengutarakan
keinginan dan kebutuhannya secara efektif. Tak heran,
bayi menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas ini.

Dalam buku "Your Child's Body Language", Dr. Richard
Woolfson menjelaskan bahwa tangisan bayi mempunyai
arti berbeda-beda. Setiap jenis tangisan mengkomunikasikan
pesan tersendiri untuk ayah ibunya.

Di bawah ini beberapa contoh tangisan bayi dan cara
mengatasinya.

Tangisan "Aku Ingin Menyusu":

Bayi Anda akan mulai menangis jika lapar. Tangisannya
biasanya berulang-ulang. Pertama, ia menangis lalu berhenti
sejenak untuk mengambil napas, menangis lagi, berhenti
sejenak untuk mengambil nafas, demikians seterusnya.
Mengatasinya, susui dia hingga kenyang.
Atau, jangan-jangan sudah waktunya makan?

Tangisan "Popokku Kotor":

Bayi lebih suka popoknya bersih dan kering. Jika popoknya
basah ia akan menangis karena merasa tidak dari rasa
tidak nyaman. Tangisan "pengumumam popokku kotor"
biasanya perlahan, kemudian makin keras dan makin keras.
Anda juga bisa memperhatikan bahwa ia bergeliut-geliut
di tempat tidurnya.
Mengatasinya, segera periksa popoknya. Ia barangkali
memerlukan popok yang baru.

Tangisan "Badanku Sakiiit":

Semua bayi menangis jika ia merasa sakit. Tangisan jenis
ini adalah tangisan bernada tinggi, hampir seperti jeritan,
kemudian ia terengah-engah pada saat menarik nafas,
lalu menjerit lagi.
Jalan keluar, cobalah temukan apa yang membuatnya
kesakitan. Pegang perutnya, jangan-jangan kejang.
Goyang-goyang tangan, kaki atau leher dan kepalanya.
Jika ia menjerit lebih keras ketika menggoyang bagian
tertentu, mungkin ada yang sakit karena terjatuh tanpa
sepengetahuan Anda. Kompreslah bagian yang sakit
dengan air hangat.

Tangisan "Aku Bosan":

Bayi selalu memerlukan stimulasi dan akan timbul bosan
jika ia tidak memperolehnya, atau bahkan bosan dengan
satu aktivitas saja. Tangisan jenis ini dirancang untuk
mendapat perhatian Anda. Makanya, tangisan ini lebih mirip
teriakan ketimbang tangisan. Dan, ia akan tetap menagis
seperti ini selama ia merasa bosan.
Mengatasinya, ganti aktivitasnya. Misal, temani dia bermain,
menyenandungkan nyanyian, membacakan cerita.atau bisa
juga ajak jalan-jalan.

Tangisan minta gendong:

Bayi Anda akan menjadi cengeng jika lelah, walaupun ia
mungkin tidak ingin tidur. Ia akan merengek dengan
menjengkelkan. Kepalanya mungkin terangguk-angguk
untuk beberapa detik, dan mungkin Anda melihat bahwa
ia menggosok-gosokkan tangannya pada mata serta
wajahnya. Mengatasinya, ayunlah ia perlahan-lahan
sampai akhirnya ia jatuh tertidur.

Tangisan kesepian:

Bayi Anda senang bergaul. Ia ingin Anda selalu berada
di sisinya. Jika merasa kesepian, tangisannya akan
terdengar menyedihkan. Seakan ia tengah sedih atau marah.
Mengatasinya, luangkan waktu bersamanya paling tidak
sampai ia tenang. Jika Anda perlu menyelesaikan sesuatu,
gendonglah ia sampai tenang, kemudian lanjutkan pekerjaan
anda bersamanya di sisi Anda.

LUAR BIASA BETAPA BERHARGA MENJADI SEORANG WANITA MUSLIMAH

Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:
* Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
* Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
* Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
* Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
* Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
* Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
* Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
* Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid Dan nifas yang tak Ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".

Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabk an terhadap! 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu: sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan buatan mereka. (emansipasi Ala western)

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan Kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki2 berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.<Photo 2><Photo 2><Photo 2><Photo 2><Photo 2><Photo 2><Photo 2>